29 Nov
sopir-taksi-naik-haji

Kisah Supir Taksi Yang Mendapatkan Penghargaan Menjadi Tamu Allah Ke Baitullah

Bisa berkunjung ke tanah suci untuk berhaji atau umroh tentu saja adalah dambaan setiap muslim. Apa daya biaya ke sana yang cukup mahal akhirnya membuat tidak semua yang berkeinginan, bisa melakukannya.

Namun Allah adalah Maha berkehendak, selalu saja ada jalan menuju ke Mekah. Tidak terkecuali kisah di bawah ini, tentang seorang sopir yang tidak menyangka akhirnya bisa berziarah ke tanah suci untuk melakukan ibadah umroh.

Adalah Muhtamil, seorang sopir taksi yang mendapatkan penghargaan sebagai Awak Kendaraan Umum teladan (AKUT) tingkat nasional yang di selenggarakan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Sebagaimana di ketahui setiap tahun dinas perhubungan selalu menyelenggarakan kompetisi Awak Kendaraan Umum Teladan (AKUT) untuk mendorong sopir atau pengemudi angkutan umum untuk tertib berlalu lintas sehingga mengurangi kemacetan dan kecelakaan di jalan raya, memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang. Kompetisi ini diselenggarakan di tingkat provinsi, pemenangnya akan diikutkan di tingkat nasional.

Di tahun 2016 kompetisi tingkat nasional diikuti 55 pengemudi dari 28 provinsi di indonesia. Pemenangnya diambil dari peserta yang mendapatkan nilai tertinggi dari beberapa tes dan penilian yang berupa  tes tulis, keselamatan lalu lintas, defensif driving, jasa raharja dan kekompakan.

Untuk tahun 2016 ini Muhtamil-lah pemenang Awak Kendaraan Umum Teladan (AKUT) tingkat nasional dan berhak mendapatkan hadiah 8 juta. Atas prestasinya tersebut selain hadiah dari Dinas perhubungan, Muhtamil juga mendapatkan penghargaan dari kantornya taksi Blue Bird berupa umroh gratis.

Vice president operational taksi Blue Bird Agus Sulistyono mengatakan  penghargaan tersebut diberikan kepada pengemudinya yang terbukti berprestasi atau melakukan perbuatan teladan.

Untuk umroh gratis taksi Blue Bird selalu memberikannya kepada karyawannya setiap tahun 3 kali. Semoga kisah ini menjadi motivasi bagi siapa saja untuk selalu memberikan yang terbaik sesuai dengan keahlian dan profesinya masing-masing.

Haji dan umroh memang kewajiban bagi yang mampu. Dan Allah yang me’mampu”kan bagi hamba-hamba yang memang pantas menghadap-Nya di tanah suci.

Amien ya rabbal alamien.

Sumber : tatacara.net

Tags:

About Post Author

Leave a Reply