02 Des
kabah-di-masjidil-haram-makkah-arab-saudi

Menjaga Tetap Mabrurnya Ibadah Umroh Hingga Tiba Di Tanah Air (Tausyiah)

Selepas umroh dan mendapat umroh yang mabrur (harapan kita semua) maka yang tidak kalah penting adalah menjaga amalan supaya umroh yang kita laksanakan tidak sia-sia. Pada hakikatnya sesuai dengan dengan tujuan umroh sendiri ada 3 hal penting untuk selalu diingat dalam ibadah Umroh agar tetap mabrur, yaitu:

1. Makna thawaf adalah menjaga hati selalu bersama dengan ALLAH SWT. Maka selepas umroh kita juga harus melatih diri untuk selalu ingat kepada ALLAH SWT setiap saat dan keadaan sehingga ingat kepada makhluk maka ingat kepada sang penciptanya yaitu ALLAH SWT. Ketika melihat langit maka kira rasakan dalam hati kehebatan ALLAH SWT yang mampu menyangga langit begitu luas tanpa atap. Imam ghazali berkata makhluk adalah seperti boneka yang ditarik benang-benang dari atas. makhluk tidak bisa berbuat manfaat atau mudharat kecuali dengan izinnya ALLAH SWT.

2. Makna Sa’i adalah menjaga diri untuk tidak keluar dari batasan ALLAH SWT walaupun dalam kondisi apapun juga. Lihatlah Siti Hajar walaupun dalam kondisi yang kehausan di tengah padang pasir yang panas tetapi karena ingat pesannya Nabi Ibrahim untuk tidak keluar dari komplek masjidil haram, maka ia hanya berlarian kesana kemari tanpa melupakan perintah suaminya. Dalam hidup kita akan banyak ujian yang akan kita terima, maka sesuai dengan makna sai yang pernah kita lakukan kita berjanji untuk tidak keluar dari batasan batasan ALLAH SWT. Misalnya saja dalam masalah rezeki. Problem rezeki adalah hal yang jamak terjadi karena kita masih hidup di dunia. Jangan sampai karena kekurangan rezeki kita keluar dari batasan untuk mencari rezeki yang halal.

3. Makna ziarah ke madinah adalah mengingatkan kita akan dan tugas dan tanggung jawab kita sebagai penerus rosulloh untuk mengamalkan dan menyebarkan agama yang rahmatan lilalamin. Minimal sekali kita bertanggung jawab terhadap kelangsungan kehidupan agama di keluarga dan lingkungan sekitar kita seperti misalnya hidupnya masjid dimana kita berdomisili. Meluangkan masa untuk membantu memakmurkan masjid di tengah kesibukan kita dan aktif dalam kegiatan yang ada adalah hal-hal kecil yang mungkin kita bisa lakukan.

Yang tidak kalah penting adalah berdoa agar kita bisa menjaga umroh tetap mabrur selepas pulang dari umroh dan hidup dalam tuntunan agama sebagaimana yang dicontohkan oleh nabi dan para sahabatnya.

Sumber : tatacaraumroh.net

Tags:

About Post Author

Leave a Reply