suntik-vaksin-meningitis

Pentingnya Suntik Vaksin Maningitis Untuk Jamaah Haji dan Umrah (Tausyiah)

Ketika akan berangkat haji dan umroh maka syarat yang harus penuhi oleh jamaah adalah harus mendapatkan suntik vaksin meningitis dan ini sudah menjadi ketentuan dari pemerintah Arab Saudi sejak tahun 2002. Kementerian Kerajaan Arab Saudi telah menjadikannya syarat pokok dalam pemberian visa bagi negara yang mengirimkan jamah haji dan umroh bahkan TKI/TKW yang akan masuk ke Saudi pun tidak luput dari kebijaksanaan ini.

Vaksin meningitis meningokokus Menveo ACW 135Y yang telah mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) dan dinyatakan halal berdasarkan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Imunisasi meningitis merupakan persyaratan wajib untuk mendapatan visa sesuai ketentuan yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi bagi semua calon jamaah haji dan umroh. Untuk efektivitas vaksin, imunisasi diberikan sekurang-kurangnya dua minggu sebelum keberangkatan. Tujuan imunisasi adalah untuk melindungi jamaah dari penularan penyakit meningitis selama 3 tahun.

Fakta tentang penyakit meningitis

Meningitis adalah penyakit radang selaput otak. Penyakit yang terjadi pada meningis, yaitu selaput (membran) yang melapisi otak dan syaraf tunjang. Meningitis dapat disebabkan berbagai organisme seperti virus, bakteri, ataupun jamur yang menyebar masuk ke dalam darah dan berpindah ke dalam cairan otak.  Ketika beribadah di tanah suci kita akan berkumpul dengan orang-orang dari semua negara termasuk jamaah yang menjadi endemik penyakit meningitis seperti Amerika Serikat, Afrika yang terbentang dari Senegal di barat ke Ethiopia di timur ( negara ini ditinggali kurang lebih 300 juta manusia) , dan Australia merupakan daerah yang termasuk endemik meningitis (sumber http://travelling.bisnis.com/read/20130423/85/10445/endemik-meningitis-hati-hati-melancong-ke-afsel-as-australia).

Penyakit meningitis bahkan sempat mewabah di Amerika Serikat gara-gara sebuah perusahaan farmasi di Massachusetts yang obat-obatannya telah teridentifikasi tercemar. Akibat dari penyakit ini adalah dapat menyebabkan kerusakan otak, hilangnya pendengaran, dan gangguan belajar. Jumlah korban meningitis di Amerika tercatat mencapai total 254 orang, dengan 20 di antaranya meninggal dunia. Dari fakta di atas, tidak aneh bila Pemerintah Arab Saudi mewajibkan suntik vaksin meningitis bagi jamaah haji dan umroh yang akan beribadah di tanah suci.

Pemberian vaksin ini akan mempunyai masa kekebalan selama 2 tahun sehingga bila tahun depan akan melaksanakan umroh lagi tidak perlu melakukan suntik vaksin meningitis. Biaya untuk mendapatkan  vaksin ini adalah sekitar 400.000-500.000. Biasanya pelaksanaannya oleh biro umroh akan dilakukan bersamaan waktunya dengan manasik umroh.

Persyaratan Vaksin Meningitis.

Persyaratan yang harus dilengkapi untuk mendapatkan vaksin meningitis beserta buku ICV adalah :

  • Nama sesuai paspor dan No paspor.
  • Fotokopi paspor 1 (satu) lembar.
  • Pas photo, ukuran 4×6 sebanyak 1 lembar.

Tips terbaik untuk mendapatkan Vaksinasi Meningitis.

Kekebalan vaksin baru terjadi dalam 2 minggu dengan masa kekebalan 2 tahun, maka sebaiknya waktu penyuntikan dan keberangkatan disarankan kurang lebih 2 minggu sebelum masa keberangkatan haji / umroh. Vaksinasi meningitis berlaku selama 2 (dua) tahun, apabila jamaah yang sudah pernah melaksanakan umroh/haji dan sudah pernah divaksin maka tidak perlu dilakukan penyuntikan kembali.

Penularan dan Pencegahan Meningitis.

Meningitis adalah hasil dari infeksi yang menjalar. Bakteri atau virus yang menyebabkan meningitis bisa tersebar melalui batuk, bersin, ciuman, atau berbagi peralatan. Beberapa langkah awal untuk mencegah terjangkit meningitis adalah:

  • Mencuci tangan.
  • Membiasakan Gaya Hidup higienis.
  • Pola hidup sehat.
  • Menutup mulut saat bersin atau batuk.

Jadi, sebelum jamaah menginjakan kaki di tanah suci, syarat disuntik vaksin meningitis wajib hukumnya, sesuai dengan ketentuan dari pemerintah Arab Saudi.

Sumber : naapaketumroh.com

Read More